Baru saja membaca beberapa berita di detik mengenai aksi anarkis beberapa mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan. Sedih rasanya melihat tingkah laku orang-orang yang tergolong kaum intelektual (mahasiswa) seperti ini. Mereka sampai merusak sarana perkuliahan (gedung kampus) karena beberapa teman mereka dikeluarkan atau diskors dari kampus. Solidaritas antar teman memang baik, tapi kalau solidaritas itu sampai mengarah ke tindakan anarkis buat membela teman, lebih baik jika tidak ada solidaritas antar teman itu. Gw yakin, pihak rektorat Nommensen tidak mengeluarkan keputusan itu tanpa pertimbangan yang matang. Jika memang pantas untuk dihukum, sebaiknya menerima hukuman itu dengan hati terbuka. Jika ternyata tuduhan yang dituduhkan salah, mengapa harus sampai ke tindakan anarkis seperti ini? Bukankah mahasiswa sebagai kaum intelektual harusnya bisa berpikir lebih jernih? Untuk apa aksi kekerasan seperti ini yang hanya bisa merusak dan tidak akan menyelesaikan masalah (malah memperkeruh keadaan)? Apalagi ini terjadi di Universitas HKBP, yang adalah Universitas Kristen. Bukankah dalam Alkitab sudah tertulis untuk tidak menggunakan kekerasan?
Matius 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
Matius 5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
14 responses so far ↓
Charles // February 1, 2008 at 8:26 am |
Sungguh memprihatinkan… Mungkin mereka terbawa emosi sehingga tidak dapat berpikir jernih. Sangat disayangkan tindakan ini dilakukan oleh calon penerus bangsa ini nantinya. Semoga bisa diambil jalan damai, dan semoga kita juga bisa lebih mengendalikan diri. Amin.
~Untung di UI ga ada yang gitu ya… Iya kan? Jgn sampe ada deh…
anthonysteven // February 25, 2008 at 1:24 am |
Memang, budaya berpikir kritis dan intelektual harus dibudidayakan lagi.
~dikitDikitKekerasanKapanMajunya
David Munthe // May 9, 2008 at 2:51 am |
Saya sedih mendengar kejadian itu karena semua masalah pasti ada jalan keluarnya dan yang paling penting adalah komunikasi yang dua arah supaya tidak terjadi kesalahpahaman apalagi kekerasan
kbs // June 21, 2008 at 6:59 pm |
emang rektornya aja yang
memimpin ampuz dengan meniadakan
azas demokrasi terpinpin.
yang ada hanya,memimin dengan ’suka2′
hancurlah kampus nya,,
kbs // June 21, 2008 at 7:06 pm |
sungguh disayang kan nasib yang
menimpa ke 8 teman kami hingga
masuk kedalam penjara,dan ditahan
4 bulan……..
inilah korban2 dari kekejaman para “orang tua”
kami di kampuz kami tercinta…
khusus nya Ir.Jongkerz.tampubolon.
dimana pada saat pengadilan ke 8 teman kami
para saksi sangat berbelit2 dalam
memberikan kesaksian
diamana PR3(pembantu Rektor 3)
yang seharusnya menmela kami malah berkiblat memebela yang lain….
entah mengaopa ini semua bisa terjadi…
apakah hany uang semata????
wahai para pembaca kiranya TYME tidak menutup matanya atas peristiwa di kampuz kami ini,,,,,
kbs // June 21, 2008 at 7:09 pm |
sampai kapan kami harus tetap bertahan,hidup di kepemimpinan seseorang yg sangat kejam dan berhati iblis????
saya harap Tuhan mau mendengar setiap doa umatnya yg sedang dilanda bencana yg mengerikan ini,,,
Amien
Refly Hadiwijaya // June 26, 2008 at 1:24 pm |
@kbs
kayaknya anak nommensen ya…!?
Gw emang ga tau detail kejadian yang sebenarnya gimana, tapi menurut gw tindakan kekerasan sampai merusak sarana umum itu bukanlah tindakan yang bijaksana dan tidak seharusnya dilakukan, apalagi oleh mahasiswa.
Rudi Sitorus // September 11, 2008 at 4:44 am |
BURJU-BURJU HAMU ANAK NOMMENSEN,SUSAH DAPAT KERJA.OTAKLAH DIASAH BUKAN OTOT.
daniel // September 22, 2008 at 2:36 pm |
Teruskan perjuangan mu kawan…
sony m4n // February 11, 2009 at 11:18 pm |
mungkin kita harus berpikir juga apa penyebabny
mungkin ada faktor lain makanya masiswa tersebut buat demikian
uli // March 28, 2009 at 2:14 pm |
kosong
kosong
uli // March 28, 2009 at 2:20 pm |
NOMENSEN IS THE BEST, AMBIL SISI POSITIF AZ AAS SEMUA KEJADIAN INI
PRODEO ET PATRIA
tika // April 21, 2009 at 12:31 pm |
oo…tahE!!
NTaH napalH TRUz RUSUh…
hrusny gaG ada yg namanyA RUSUh- rusuH.
mwNya MIMPIn kampuS DG BERtinDAk demokratis LAGh.
BWt maHAsiSWa UHn… maRI kiTa jaGA namA BAIk ALMAMATER kiTA.
oKEhh!!!
Irpan Darsono Purba // June 17, 2009 at 9:52 am |
Berikanlah yang terbaik buat kampus kita \”Nommensen\” jangan sampai citra kampus kita rusak dimata dunia